Microsoft akhirnya meresmikan lini Surface terbarunya untuk segmen bisnis. Menurut laporan dari The Verge, Surface Pro 12 dan Surface Laptop 8 hadir dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru, membawa peningkatan performa dan fitur keamanan untuk pengguna enterprise.
Surface Pro 12, atau yang secara resmi disebut Surface Pro for Business 13-inch (12th Edition), mulai dijual hari ini dengan harga dasar 1.949,99 dolar. Konfigurasi dasar mencakup prosesor Intel Core Ultra 5, RAM 16GB, dan penyimpanan 256GB dengan layar PixelSense LCD 13 inci. Bagi perusahaan yang membutuhkan spesifikasi lebih tinggi, tersedia opsi Core Ultra 7, RAM hingga 64GB, dan penyimpanan 1TB dengan harga mencapai 4.399,99 dolar.
Secara desain, Surface Pro 12 tidak banyak berubah dari pendahulunya. Microsoft mempertahankan dua port USB-C dengan dukungan Thunderbolt 4 serta port pengisian daya magnetik Surface Connect yang masih menjadi andalan bagi banyak pengguna bisnis yang telah berinvestasi pada ekosistem Surface. Konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 juga disertakan, bersama dengan kamera depan Quad HD 1440p dan kamera belakang 10 megapixel 4K.
Di sisi laptop, Microsoft meluncurkan dua varian Surface Laptop 8. Varian 13.8 inci dan 15 inci keduanya menggunakan prosesor Intel Core Ultra Series 3. Model 13.8 inci dimulai dari 1.949,99 dolar dengan spesifikasi serupa dengan Surface Pro 12. Harga ini hampir dua kali lipat dari harga awal Surface Laptop 7, menunjukkan tren kenaikan harga yang signifikan di lini Surface.
Salah satu fitur paling menarik dari Surface Laptop 8 adalah advanced haptic touchpad. Touchpad ini menambahkan pola haptic halus saat pengguna mengarahkan kursor mendekati tombol tutup di Windows, atau memberikan isyarat alignment saat menyeret, menskalakan, atau memutar objek. Jika ada slider yang sedang diseret, haptics bahkan akan menunjukkan langkah-langkah slider tersebut. Windows 11 telah menyertakan dukungan built-in untuk touchpad haptic baru ini, dan Microsoft juga sedang bekerja sama dengan developer aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan dukungan.
Surface Laptop 8 juga menawarkan opsi integrated privacy screen untuk pertama kalinya. Filter privasi ini dapat dikelola oleh tim IT atau diaktifkan dengan satu tombol. Fitur ini dirancang untuk melindungi data bisnis dari mata yang mengintip tanpa perlu memasang pelindung layar fisik. Meski demikian, filter ini belum sekuat dan sefleksibel layar privasi yang ada di Samsung Galaxy S26 Ultra.
Meski Microsoft menambahkan opsi layar OLED pada Surface Pro 12, sayangnya Surface Laptop 8 belum mendapatkan upgrade tersebut. Sebagai gantinya, model 15 inci mendapat panel dengan resolusi lebih tinggi, naik dari 2496 x 1664 menjadi 3270 x 2180 dengan refresh rate 120Hz yang sama.
Microsoft juga meluncurkan model Surface Laptop 13 inci yang lebih kecil dengan nama Surface Laptop for Business 13-inch (1st Edition). Model ini tampaknya adalah versi Intel dari model bertenaga Qualcomm yang diluncurkan tahun lalu. Harganya mulai dari 1.499,99 dolar, dengan Microsoft menjanjikan konfigurasi RAM 8GB yang lebih terjangkau seharga 1.299,99 dolar pada tahun ini.
Harga tinggi dari ketiga perangkat baru ini menjadi sinyal bagi konsumen mengenai harga model konsumen yang mungkin diluncurkan Microsoft tahun ini. Menurut bocoran dari Roland Quandt, Microsoft mungkin akan mengumumkan model konsumen pada Juni mendatang. Ada rumor bahwa Microsoft sedang mempersiapkan Surface Laptop dengan layar OLED.
Bagi profesional IT dan developer di Indonesia yang mencari perangkat bisnis premium, Surface Pro 12 dan Laptop 8 menawarkan kombinasi performa Intel Core Ultra Series 3 dengan fitur keamanan seperti layar privasi terintegrasi. Namun, harga yang tinggi mungkin membuat beberapa perusahaan mempertimbangkan alternatif lain.
Sumber: The Verge - Microsoft launches Surface Pro 12 and Surface Laptop 8 with Intel chips
Dapatkan feedback, users, dan eksposur dari komunitas kreator, developer, dan entrepreneur digital Indonesia.
Submit Produk → Pelajari Dulu