Taufiq M
Taufiq M

Dipublikasikan 18 Mei 2026

Cara Install dan Menggunakan Hermes Agent untuk Developer Indonesia

Setelah memahami apa itu Hermes Agent, langkah logis berikutnya adalah mencobanya langsung. Kabar baiknya: install Hermes sangat mudah dan tidak memerlukan konfigurasi yang rumit. Dalam waktu kurang dari lima menit, kamu sudah bisa menjalankan agent pertama di terminal. Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara install Hermes Agent di Linux, macOS, dan WSL, serta konfigurasi dasar agar siap digunakan.

Prasyarat Sistem

Sebelum mulai install, pastikan sistem kamu memenuhi prasyarat berikut:

  • Sistem Operasi: Linux, macOS, atau Windows Subsystem for Linux (WSL2)

  • Python: Versi 3.10 atau lebih tinggi

  • Git: Untuk clone repository jika install via source

  • API Key: Minimal satu API key dari provider LLM (OpenRouter, Anthropic, OpenAI, dll)

Hermes tidak mendukung Windows native. Jika kamu menggunakan Windows, WSL2 adalah jalur yang direkomendasikan. Pengguna macOS bisa install langsung tanpa tambahan software khusus.

Cara Install Hermes Agent

Ada dua cara utama untuk install Hermes: via install script (paling mudah) atau via pip (untuk yang ingin kontrol lebih). Berikut keduanya:

Metode 1: Install Script (Rekomendasi)

Metode ini adalah yang paling cepat dan direkomendasikan untuk pengguna baru. Cukup jalankan command berikut di terminal:

curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/NousResearch/hermes-agent/main/scripts/install.sh | bash

Script ini akan melakukan beberapa hal:

  1. Meng-clone repository Hermes ke direktori home

  2. Membuat virtual environment Python

  3. Menginstall semua dependencies yang diperlukan

  4. Membuat symlink command hermes agar bisa dipanggil dari mana saja

Setelah selesai, verifikasi installasi dengan menjalankan:

hermes --version

Jika output menampilkan versi Hermes, berarti installasi berhasil.

Metode 2: Install via pip

Jika kamu lebih suka mengelola installasi secara manual, bisa menggunakan pip:

git clone https://github.com/NousResearch/hermes-agent.git ~/.hermes/hermes-agent cd ~/.hermes/hermes-agent pip install -e .

Metode ini memberikan kontrol lebih atas environment dan memudahkan jika kamu ingin berkontribusi ke development Hermes.

Konfigurasi Awal

Setelah installasi selesai, langkah berikutnya adalah konfigurasi. Hermes menyimpan konfigurasi di ~/.hermes/config.yaml dan secret API key di ~/.hermes/.env.

Setup Wizard

Hermes menyediakan wizard interaktif untuk membantu konfigurasi awal:

hermes setup

Wizard ini akan memandu kamu melalui beberapa pilihan:

  • Model default: Pilih model dan provider yang ingin digunakan

  • Terminal backend: Pilih mode eksekusi (local, docker, ssh, modal)

  • Toolsets: Aktifkan toolset yang diperlukan (web, terminal, file, browser, dll)

  • Gateway: Konfigurasi platform messaging jika ingin menggunakan

Konfigurasi API Key

API key disimpan di file ~/.hermes/.env. Kamu bisa mengeditnya secara manual atau menggunakan command:

hermes config edit

Contoh isi file .env untuk beberapa provider populer:

# OpenRouter (paling fleksibel, mendukung banyak model) OPENROUTER_API_KEY=sk-or-v1-xxxxxxxx # Anthropic Claude ANTHROPIC_API_KEY=sk-ant-xxxxxxxx # OpenAI OPENAI_API_KEY=sk-xxxxxxxx # Google Gemini GOOGLE_API_KEY=AIzaSyxxxxxxxx

Hermes mendukung lebih dari 20 provider. Pilih yang paling sesuai dengan budget dan kebutuhan kamu. OpenRouter direkomendasikan untuk pemula karena memberikan akses ke berbagai model dengan satu API key.

Menjalankan Hermes untuk Pertama Kali

Setelah konfigurasi selesai, jalankan Hermes dengan command sederhana:

hermes

Ini akan memulai session chat interaktif. Kamu akan melihat banner Hermes dan prompt siap menerima input. Coba tanyakan sesuatu yang sederhana:

> Explain what is a REST API in simple terms

Hermes akan merespons dengan penjelasan dan mungkin menawarkan untuk membuat contoh implementasi.

Mode Single Query

Jika kamu tidak ingin masuk ke mode interaktif, bisa menggunakan mode single query:

hermes chat -q "Buatkan script Python untuk scraping data dari API JSON"

Mode ini cocok untuk tugas satu kali yang tidak memerlukan percakapan panjang.

Health Check

Untuk memastikan semua komponen berjalan dengan baik, gunakan command:

hermes doctor

Command ini akan memeriksa dependencies, konfigurasi, dan koneksi ke provider. Jika ada masalah, Hermes akan memberikan saran perbaikan.

Fitur Dasar yang Harus Dicoba

Setelah Hermes berjalan, berikut beberapa fitur dasar yang patut langsung dicoba:

1. Tool Web dan Browser

Hermes bisa mencari informasi di web dan bahkan mengotomatisasi browser. Aktifkan toolset web dan browser melalui:

hermes tools enable web hermes tools enable browser

Lalu tanyakan:

> Cari dokumentasi terbaru tentang FastAPI dan buatkan ringkasan

2. File Operations

Hermes bisa membaca, menulis, dan mengedit file di sistem kamu. Ini sangat berguna untuk coding assistant:

> Baca file app.py dan jelaskan apa yang dilakukan kode ini

3. Terminal Commands

Hermes bisa menjalankan command di terminal. Secara default, command yang berisiko (seperti rm -rf) akan meminta approval terlebih dahulu:

> Jalankan npm install dan tunjukkan hasilnya

Konfigurasi Lanjutan

Setelah nyaman dengan dasar, ada beberapa konfigurasi lanjutan yang bisa dipertimbangkan:

  • Profile: Buat profile terpisah untuk project yang berbeda. Setiap profile punya config, memory, dan skills yang terisolasi.

  • Skills: Install skills dari hub atau buat skills sendiri untuk workflow yang sering dilakukan.

  • Cron Jobs: Jadwalkan task yang berjalan otomatis pada interval tertentu.

  • Gateway: Hubungkan Hermes ke Telegram atau Discord agar bisa diakses dari mana saja.

Troubleshooting Umum

Beberapa masalah yang sering dihadapi pengguna baru:

  • Command hermes tidak ditemukan: Pastikan direktori bin Hermes ada di PATH. Tambahkan ke .bashrc atau .zshrc jika perlu.

  • API key error: Periksa kembali file .env dan pastikan tidak ada spasi atau karakter aneh di sekitar API key.

  • Model tidak merespons: Cek koneksi internet dan pastikan provider yang dipilih tidak sedang down. Gunakan hermes doctor untuk diagnosis.

Kesimpulan

Install dan konfigurasi Hermes Agent memang sangat mudah. Dalam hitungan menit, kamu sudah punya AI agent yang berjalan di terminal dengan akses penuh ke sistem, web, dan berbagai platform messaging. Yang terpenting adalah memilih provider dan model yang sesuai dengan kebutuhan, lalu bereksperimen dengan berbagai toolset yang tersedia.

Setelah Hermes berjalan di mesin kamu, saatnya mengeksplorasi fitur-fitur advanced. Artikel berikutnya akan membahas tips dan trik untuk memaksimalkan penggunaan Hermes Agent.