Dipublikasikan 19 Mei 2026
industri robot humanoid baru saja mencapai titik balik yang signifikan. Figure AI, startup yang berbasis di California, secara resmi memperkenalkan Figure 03, generasi ketiga dari robot humanoid mereka. Perangkat ini bukan sekadar upgrade hardware biasa. Figure 03 dirancang dari nol untuk menjadi robot serba guna yang mampu beroperasi di rumah, pabrik, dan lingkungan komersial dengan kemampuan belajar mandiri berbasis AI.
Perbedaan utama dari pendahulunya, Figure 02, terletak pada tiga pilar: sistem sensor yang sepenuhnya didesain ulang, integrasi mendalam dengan model AI proprietary bernama Helix, serta kesiapan untuk produksi massal melalui fasilitas manufaktur BotQ. Kombinasi ini menjadikan Figure 03 sebagai salah satu robot humanoid terbaru yang paling ditunggu-tunggu oleh para investor, engineer, dan pengamat teknologi global.
Figure 03 dibangun dengan satu tujuan utama: menghidupkan Helix, sistem AI vision-language-action milik Figure. Helix memungkinkan robot untuk memahami perintah berbasis bahasa alami, menganalisis visual lingkungan sekitar, dan langsung menerjemahkannya menjadi aksi fisik. Tidak seperti pendekatan robot tradisional yang bergantung pada script hardcoded, Helix beroperasi pada paradigma pixels-to-action.
Untuk mendukung kemampuan ini, Figure 03 dibekali dengan arsitektur kamera generasi berikutnya yang dirancang khusus untuk visuomotor control berfrekuensi tinggi. Setiap kamera menghasilkan frame rate dua kali lebih tinggi, latensi seperempat lebih rendah, dan field of view 60 persen lebih lebar dibandingkan generasi sebelumnya. Hasilnya, Helix menerima aliran data visual yang lebih padat dan stabil untuk pengambilan keputusan real-time.
Tidak hanya itu, di setiap telapak tangan robot kini tertanam kamera tambahan dengan field of view lebar. Kamera ini berfungsi sebagai sistem redundansi visual saat kamera utama terhalang, misalnya saat robot meraih ke dalam lemari atau bekerja di ruang sempit. Dengan demikian, Figure 03 tetap menyadari lingkungannya meskipun dalam kondisi visual yang terbatas.
Salah satu inovasi paling mencolok dari Figure 03 adalah sistem taktil di ujung jarinya. Setelah mengevaluasi sensor taktil yang tersedia di pasaran, tim engineer Figure menyimpulkan bahwa solusi existing tidak cukup kuat untuk penggunaan dunia nyata. Akibatnya, mereka mengembangkan sensor internal sendiri.
Sensor di setiap ujung jari dapat mendeteksi tekanan sekecil tiga gram, setipis sensitivitas untuk merasakan berat sebuah paperclip di ujung jari manusia. Kemampuan ini memungkinkan Helix membedakan antara genggaman yang aman dan genggaman yang akan terpeleset sebelum kejadian itu benar-benar terjadi. Kontrol granular seperti ini sangat penting saat robot harus memanipulasi objek rapuh, berbentuk tidak beraturan, atau bahkan bergerak.
Teknologi taktil ini juga dipadukan dengan desain fingertips yang lebih lunak dan adaptif. Permukaan kontak yang lebih besar meningkatkan stabilitas genggaman pada berbagai bentuk dan ukuran objek. Bagi aplikasi industri, kemajuan ini berarti Figure 03 mampu melakukan pick-and-place dengan kecepatan dan presisi yang jauh melampaui standar robot humanoid saat ini.
Figure AI secara eksplisit menyatakan bahwa pasar rumah tangga adalah visi jangka panjang mereka. Untuk itu, Figure 03 memperkenalkan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan yang belum pernah ada pada robot humanoid sebelumnya. Robot ini dilengkapi dengan busa multi-densitas pada titik-titik strategis untuk melindungi dari potensi jepitan, serta seluruh badannya ditutupi oleh tekstil lunak alih-alih komponen logam keras.
Massa total robot juga berkurang 9 persen dibandingkan Figure 02, membuatnya lebih ringan dan lebih aman beroperasi di dekat manusia, termasuk anak-anak. Selain itu, semua komponen tekstil dapat dilepas, dicuci, dan diganti tanpa memerlukan alat khusus. Pengguna bahkan dapat mengkustomisasi penampilan robot dengan berbagai pakaian, termasuk bahan yang tahan potongan dan lebih tahan lama.
Di sektor baterai, Figure 03 mencapai sertifikasi UN38.3, standar keamanan baterai yang ketat. Sistem baterai dilengkapi dengan perlindungan berlapis pada tingkat Battery Management System (BMS), sel, interkoneksi, dan paket baterai. Robot juga mendukung wireless inductive charging melalui kumparan di kedua telapak kakinya. Dengan daya pengisian 2 kW, Figure 03 cukup berjalan ke dock pengisian untuk mengisi ulang secara otonom sepanjang hari.
Sejarah robot humanoid penuh dengan prototipe mahal yang sulit direplikasi. Figure 03 mematahkan pola ini dengan menjadi robot pertama mereka yang dirancang dari awal untuk manufaktur volume tinggi. Transformasi ini dilakukan melalui tiga inisiatif besar: reinventasi desain dan proses, pembangunan supply chain baru, dan pembentukan BotQ, fasilitas produksi khusus milik Figure.
Dibandingkan dengan Figure 02 yang banyak mengandalkan CNC machining, Figure 03 beralih ke injection molding dan die casting. Pendekatan ini secara drastis mengurangi jumlah komponen, langkah perakitan, dan biaya produksi per unit. Figure juga melakukan vertical integration pada modul-modul kritis seperti aktuator, baterai, sensor, struktur, dan elektronik yang semuanya didesain in-house.
BotQ dirancang untuk menghasilkan hingga 12.000 robot humanoid per tahun pada fase awal, dengan target akumulatif 100.000 unit dalam empat tahun ke depan. Dengan membawa produksi sistem paling kritis ke dalam rumah sendiri, Figure memastikan kendali mutu dan kecepatan iterasi yang tidak mungkin dicapai jika mengandalkan pabrik kontrak eksternal sepenuhnya.
Meskipun fokus jangka panjang Figure adalah pasar konsumen, segala peningkatan yang dibuat untuk rumah tangga secara langsung menguntungkan sektor komersial. Aktuator pada Figure 03 mampu beroperasi pada kecepatan dua kali lebih cepat dengan density torsi yang lebih tinggi, memungkinkan siklus pick-and-place yang jauh lebih efisien di lini perakitan.
Kemampuan navigasi visual yang lebih cerdas memungkinkan robot menavigasi gudang dan pabrik secara mandiri. Sistem charging nirkabel berarti robot dapat beroperasi hampir terus-menerus selama ada kesempatan untuk singgah ke dock pengisian selama jeda shift. Data offload nirkabel berkecepatan tinggi (10 Gbps mmWave) juga memungkinkan seluruh armada robot mengunggah terabyte data untuk pembelajaran kolektif dan perbaikan berkelanjutan.
Pelanggan komersial bahkan dapat menyesuaikan tampilan robot sesuai branding mereka. Panel sisi pada Figure 03 memungkinkan identifikasi cepat di antara armada besar dan dapat dikustomisasi penuh sesuai kebutuhan operasional.
Figure 03 bukan satu-satunya robot humanoid yang sedang naik daun. Tesla Optimus Gen 2 terus menunjukkan kemajuan di pabrik Tesla, Boston Dynamics Atlas baru saja beralih ke platform full-electric dengan kelincahan ekstrem, dan Unitree G1 mencoba mendobrak pasar dengan harga sekitar 16.000 dolar AS. Namun, Figure 03 menonjol karena kombinasi unik antara kecerdasan AI Helix, sensor taktil presisi tinggi, dan kesiapan manufaktur massal yang terintegrasi.
Kolaborasi Figure dengan BMW Group untuk deployment robot di pabrik Jerman juga menandakan legitimasi teknologi ini di mata industri otomotif kelas dunia. Sementara beberapa kompetitor masih berada di tahap demonstrasi, Figure telah membangun jalur yang jelas dari prototipe menuju produksi volume.
Figure 03 adalah bukti bahwa era robot humanoid tidak lagi sekadar impian sci-fi. Dengan integrasi AI Helix, sistem sensor generasi berikutnya, desain yang aman untuk rumah tangga, dan fasilitas produksi BotQ, Figure AI membangun fondasi untuk robot serba guna yang benar-benar dapat belajar, beradaptasi, dan bekerja bersama manusia.
Bagi developer, engineer, dan founder yang mengikuti perkembangan AI serta robotics, Figure 03 patut menjadi referensi utama. Ini bukan hanya tentang hardware, tetapi tentang bagaimana sebuah sistem AI end-to-end dapat ditanamkan ke dalam wujud fisik untuk menyelesaikan masalah dunia nyata. Perkembangan selanjutnya dari Figure dan kompetitornya akan menentukan bagaimana bentuk tenaga kerja dan kehidupan rumah tangga di dekade-dekade mendatang.
Dapatkan feedback, users, dan eksposur dari komunitas kreator, developer, dan entrepreneur digital Indonesia.
Submit Produk → Pelajari Dulu