Pengen mulai pakai Manus bukan cuma buat chat, tapi beneran jadi asisten digital yang bisa bantu urus hidup lo? Gampang banget! Panduan ini cocok buat lo yang masih pemula banget sama teknologi, tapi pengen coba fitur agent di Manus yang powerful banget.
Apa Itu Manus Agent & Kenapa Wajib Coba?
Beda sama chatbot biasa, agent di Manus bisa lakuin hal-hal kompleks kayak ambil keputusan, ngelacak progress, dan menjalankan beberapa step buat capai target lo. Jadi, nggak sekedar jawab pertanyaan sekali doang ya, tapi bisa nemenin lo selesaikan tugas end-to-end!
- Ambil action berdasar urutan step
- Pantau progress kegiatan lo
- Bantu bikin keputusan sampai selesai
- Ngasih output terstruktur yang bisa dipakai lagi
Cara Pakai Prompt di Manus Agent
- Pilih prompt yang sesuai sama goal lo sekarang.
- Ganti bagian [brackets] sama data atau info diri lo.
- Biarin Manus jadi leader, biarkan proses berjalan bertahap—ini beda sama chatbot biasa.
Kalau butuh free credits buat cobain, langsung aja cek link official dari Manus!
Inspirasi Prompt Manus Agent yang Bisa Lo Coba
Daily Life Automation
- Asisten harian: "Aku mau kamu jadi asisten harian hari ini. Tanyain apapun yang perlu, susun rencana harian, ingetin tugas, dan update kalau ada perubahan."
- Organizer mingguan: "Bantu aku biar minggu ini tetap terorganisir. Pantau semua tugas, deadline, dan follow-up, plus cek kalau butuh keputusan."
- Goal breaker: "Aku punya goal: [sebutkan goal kamu]. Tolong pecah jadi step, bikin jadwal, terus bimbing sampai kelar."
Life Admin Agents
- Handle tugas hidup: "Aku harus selesein [tugas, misal pindahan atau asuransi]. Buatin langkah-langkah, tanya info yang dibutuhin, dan urus sampai beres."
- Form assistant: "Bantuin aku isi dokumen ini. Tanyain satu per satu, isi yang bisa diisi, terus tandai yang perlu aku cek."
- Bantu putusin + eksekusi: "Tolong bantu putuskan pilihan terbaik buat [situasi], lalu antar aku step by step sampai selesai tindakan."
Work & Productivity Agents
- Meeting follow-up: "Baru aja meeting soal [topik]. Tolong ambil action items, bikin prioritas, draft follow-up, dan pantau sampai semua selesai."
- Project co-pilot: "Jadilah project assistant untuk [nama project]. Pantau tugas, deadline, risiko, next step, dan kasih tahu aku apa yang perlu dilakukan."
- Inbox manager: "Bantuin kelola pesan soal [topik], draft balasan, ingetin siapa yang belum jawab, dan kasih usulan follow-up."
Research & Monitoring Agents
- Monitor perubahan: "Pantau terus [topik atau kondisi], update kalau ada hal penting buat aku, dan kasih tahu kapan harus aksi."
- Bandingkan & rekomendasi: "Tolong bantu cari pilihan terbaik soal [barang atau keputusan]. Research, update kalau ada info baru, rekomendasi kapan waktu terbaik buat milih."
- Learning path: "Aku mau belajar [skill]. Buatin plan belajar, tracking progress, adjust sesuai kebutuhan, dan kasih saran step selanjutnya."
Personal Support Agents
- Accountability partner: "Jadi partner disiplin aku buat [habit/goal]. Check-in rutin, tracking progress, dan bantu aku balik ke track kalau lagi off."
- Event planner: "Bantu rencanain [event]. Urus timeline, task, keputusan, reminder, dan pastikan semuanya lancar sampai acara selesai."
- Long-term planning: "Bantu aku planning buat [perubahan hidup]. Pecah jadi beberapa fase, tracking keputusan, dan guide sampai beres."
Pas Bingung, Coba Prompt Ini
Kalau nggak yakin harus tanya apa, mulai dengan prompt agent basic kayak gini:
Plain Text
Aku mau kamu take ownership buat bantu aku soal [situasi]. Cek apa aja yang harus dikerjain, tanya aku yang penting, dan urus prosesnya sampai tuntas.
Ciri-ciri Prompt Agent yang Efektif
- Pakai kata seperti "take ownership", "track", "guide step by step", atau "follow up"
- Bisa jalan multi langkah, bukan sekali chat doang
- Minta Manus urus sampai tuntas, bukan cuma jawab aja
Langsung cobain dan rasakan bedanya Manus agent buat otomatisasi hidup lo sehari-hari. Lebih praktis, anti ribet, dan cocok buat lo yang pengen hidup makin simple dengan teknologi!