
Dipublikasikan 22 Maret 2026
NVIDIA NemoClaw hadir sebagai solusi open source yang mempermudah kamu buat menjalankan OpenClaw always-on assistant dengan tingkat keamanan yang lebih baik. Dengan stack referensi ini, kamu bisa install runtime NVIDIA OpenShell—bagian dari Agent Toolkit NVIDIA—sekaligus memanfaatkan model open source seperti Nemotron. Semuanya dirancang supaya agent autonomous kamu makin aman dan gampang di-manage.
Jangan lupa, NemoClaw baru tersedia dalam versi alpha mulai 16 Maret 2026. Saat ini belum direkomendasikan buat production ya, karena interface, API, dan behavior-nya masih bisa berubah sewaktu-waktu. NVIDIA ingin dapet masukan dan komunitas bisa ikut eksperimen lebih awal. Feel free buat share feedback, problem, atau diskusi selama development.
Supaya installasi NemoClaw mulus, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, baik hardware maupun software. Sistem ini otomatis bikin instance OpenClaw baru di sandbox setiap onboarding.
Image sand-box-nya sekitar 2.4GB (compressed). Di sistem dengan RAM kurang dari 8GB, proses export pipeline bisa jadi error. Kalau ga bisa upgrade RAM, aktifin swap minimal 8GB (cuma performa jadi agak lambat).
Untuk pengguna DGX Spark, cek dulu dokumen setup khusus Spark (biasanya perlu cgroup v2 dan konfigurasi Docker).
Cukup 1 baris command buat install NemoClaw plus onboarding sandbox agennya:
Plain Text
Installer ini juga otomatis install Node.js (kalau belum ada). Setelah proses selesai, bakal muncul info environment seperti sandbox yang terbentuk, model, dan status.
Kalau pakai nvm atau fnm untuk Node.js, pastikan update PATH shell setelah install. Bisa dengan source ~/.bashrc atau source ~/.zshrc.
Udah siap? Lanjut connect ke sandbox lalu eksplor fitur chatbot baik pakai TUI (text UI) maupun CLI:
Mau hapus NemoClaw dan semua resourcenya? Jalankan script uninstall berikut di luar sandbox:
Plain Text
Intinya, NemoClaw install runtime OpenShell & model Nemotron, lalu bikin sandbox dengan blueprint (Python artifact) biar setiap akses network, file, sampai inference, diatur sama policy deklaratif. Semua dikoordinasiin lewat CLI nemoclaw.
Lifecycle blueprint: resolve artifact → verifikasi → plan resource → apply policy langsung via CLI OpenShell.
Semua request inference dari agent nggak langsung keluar dari sandbox. OpenShell intercept, terus route ke provider endpoint kayak NVIDIA Endpoint yang support model seperti nemotron-3-super-120b-a12b. Buat pakai ini, kamu perlu NVIDIA API Key (bisa request dari build.nvidia.com; nanti diminta pas onboarding).
Opsi local inference (Ollama/vLLM) masih experimental, khususnya di macOS perlu support host-route di OpenShell juga.
Kalau ada akses keluar ke host yang ga izin, request itu otomatis diblokir dan muncul di TUI buat approval operator secara real-time.
Policy sandbox ditulis dalam bentuk YAML dan enforce langsung dari runtime OpenShell. Default policy dari NemoClaw otomatis block semua network keluar, kecuali yang ada di daftar whitelist endpoint. Bisa edit policy static dengan edit openclaw-sandbox.yaml lalu re-onboard, atau dinamis pakai openshell policy set <policy-file> (efek hanya selama session berjalan).
Presets untuk integrasi umum (contoh: PyPI, Docker Hub, Slack, Jira) udah tersedia di nemoclaw-blueprint/policies/presets/ jadi bisa langsung dipakai atau dijadikan template custom. Endpoint yang di-approve via TUI hanya berlaku untuk session itu aja.
Cek dokumentasi official buat referensi lengkap, troubleshooting, atau gabung ke komunitas Discord buat diskusi bareng user lain.
NVIDIA NemoClaw dirilis di bawah Apache License 2.0. Kamu bebas explore atau kontribusi ke project ini sesuai lisensi.
Dapatkan feedback, users, dan eksposur dari komunitas kreator, developer, dan entrepreneur digital Indonesia.
Submit Produk → Pelajari Dulu